Pemerintah Berupaya Gairahkan Kembali Pariwisata Batam & Kepri

(Kampung Tua Bakau Serip. Foto Dok.: Bambang Wisanggeni Youtube)

Pemerintah berupaya untuk kembali menghidupkan geliat pariwisata kota Batam, setelah beberapa kasus Covid-19 Batam stabil melandai selama setidaknya beberapa pekan terakhir. Mulai dari Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Walikota & Kepala BP Batam, hingga Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, nampak telah menyiapkan visi serta langkah-langkah akselerasi revival aktivitas perekonomian masyarakat melalui industri pariwisata dan ekonomi kreatif ini. 

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam (Disbudpar), Ardiwinata, menyampaikan (28/05/2020) bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah pemulihan ekonomi jika telah memasuki masa recovery. Selama ini, jelas Ardi, Covid-19 memang diakui sangat berpengaruh pada lesunya perekonomian di sektor ini, terutama terkait jumlah kasus Covid-19 di Batam, juga status lockdown Malaysia dan Singapura. Selain pendapatan asli daerah sektor jasa hiburan yang menurun, sepinya giat pariwisata juga menyebabkan berkurangnya pendapatan para pekerja sektor pariwisata; pramuwisata, pekerja hotel, restoran, spa, penyelenggara event, toko oleh-oleh, pekerja seni, musisi, wisata golf, dan agen perjalanan. 

(Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah Batam, Dok.: sarahjalan.com)

Ardi mencanang 5 lokasi yang diusulkan pembangunannya dalam masa recovery yang diharapkan dapat dimulai bulan Juli atau September nanti. Pertama, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, dengan menata lanskap, taman, air mancur, lampu hias, serta membangun pusat informasi turis. Ia menyinggung pentingnya penataan Masjid SMRS, mengingat antusiasme pengunjung yang mencapai jumlah 1.000-1.500 orang di setiap bulan sejak masjid tersebut mula dibuka untuk umum. Kedua, dataran Engku Hamidah, yaitu dengan hiasan lampu-lampu. Ketiga, gazebo dan tourist information center Pulau Putri, yang dikunjungi 500-1.000 orang tiap bulan. Keempat, Museum Batam Raja Ali Haji, dengan menambah lampu sorot, perbaikan tangga, pengadaan sound system pagelaran, serta penambahan lampu untuk area tamannya. Kelima, pengecatan, perbaikan tangga, dan gazebo untuk pemakaman zuriat Nong Isa Nongsa. 

Kadisbudpar Kota Batam juga telah mendapat dukungan dari KJRI Johor yang menyampaikan antusiasme KJRI dalam mempromosikan wisata budaya Kota Batam saat mengunjungi Kantor Disbudpar Kota Batam. Menurut Kadisbudpar Batam Ardi, landainya kasus Covid-19 di Batam dalam beberapa waktu belakangan ini menandakan mulai terbukanya peluang bagi pariwisata Batam untuk kembali bangkit. 

Walikota Batam sendiri telah melakukan beberapa sosialisasi kembali bangkitnya giat pariwisata di Batam. Sebut saja event Asita Bike Fest 2022 pada Minggu (22/05/2022), yang diikuti oleh ratusan peserta dari Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) DPD Kepri. Rudi menyambut baik diadakannya acara tersebut dalam rangka menyambut hilangnya Covid-19 dari Kota Batam. Dalam acara tersebut, Walikota Rudi bahkan mengumumkan rencananya untuk mengadakan kegiatan bersepeda massal di bulan Agustus.  

(Walikota Batam Muhammad Rudi Menjamu Makan Malam Klub Sepak Bola Persib Bandung, Dok.: Kompas.com)

Walikota Rudi bahkan telah mengundang segenap pemain dan official klub sepakbola Persib Bandung untuk berlatih di Batam selama 8 hari dengan friendly match melawan klub lokal Batam dan klub papan atas Singapura. Harapannya adalah untuk memperkenalkan Batam dari sudut cabang sepakbola serta agar menginspirasi dunia sepakbola Kota Batam dengan menginspirasi anak-anak muda Batam. 

Optimisme Walikota Batam disampaikan saat Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno berkunjung ke Batam bersama dewan juri Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022 untuk menilai secara langsung Desa Wisata Mangrove Bakau Serip, Nongsa (31/05/2022). Pada kesempatan tersebut, Rudi menyampaikan kegembiraannya atas perkembangan Desa Wisata Bakau Serip yang tahun ini masuk peringkat 50 besar setelah tahun lalu masuk 100 besar, sekaligus mengapresiasi perhatian Menteri Sandiaga. Rudi berharap kunjungan tersebut dapat berpengaruh pada kembali maraknya industri pariwisata Batam.

Bersama Bintan sebagai gerbang kedua wisatawan Singapura setelah Bali, Pariwisata Batam juga mendapat dukungan Menparekraf Sandiaga. Hal tersebut disampaikannya saat mengunjungi Desa Wisata Kampung Tua Bakau Serip, bahwa dirinya telah berkoordinasi dengan Konsulat Singapura terkait penawaran paket wisata edukasi dan konservasi mangrove di Bakau Serip, sehingga pelajar Singapura dapat berwisata di Nongsa saat liburan. Menteri Sandiaga juga telah merencanakan revival wisata Batam dan Kepri pada 6 hingga 12 bulan ke depan dengan konsep wisata berkualitas dan berkelanjutan, dengan target 1,8 hingga 3,6 juta wisatawan mancanegara secara nasional.